Batista R. Harahap

Tiro

ANJING HILANG

Tiro

Di keluarga kecil kita, Tiro sudah ada bersama kami sejak Februari 2014. Kita mesti nerima kenyataan bahwa hanya 2 tahun 2 bulan Tiro bersama kami.


Hari Senin, 4 April 2016 yang lalu, Tiro dititipkan ke Caesar JacO. Sebuah penitipan anjing yang sudah kerap kali kita gunakan di Cluster Mirage, The Green, BSD City.

Hari Kamis, 7 April 2016 sewaktu istri saya dalam perjalanan pulang dari bandara menuju BSD, istri saya baru diberitahu bahwa Tiro sudah hilang 2 hari. Spontan hal pertama yang kami lakukan adalah menyebar foto Tiro dan detil kontak kami ke media sosial.

Malamnya hari Kamis saya pulang dari luar kota langsung menuju tempat penitipan tersebut. Alangkah terkejutnya saya, selama saya menyetir mobil mulai dari masuk gerbang The Green sampai ke rumah penitipan, tidak ada informasi sama sekali mengenai anjing hilang.

Selidik punya selidik, Tiro hilang dari hari Senin malam yang dituturkan oleh Ibu pemilik penitipan. Ibu ini tanggung jawab sekali walaupun saya tidak merestui aksi dan non-aksi Ibu ini.


Jadi penitipan anjing Caesar JacO adalah sebuah bisnis keluarga. Caesar Jacob adalah anak dari Ibu tersebut yang menjadi contact person. Masalahnya, tidak satu waktupun kami lihat kehadiran Bapak Caesar Jacob. Ketika istri saya emosi, Caesar Jacob tidak mau disalahkan.

Saya tidak mau emosi dulu, saya coba bekerja dengan penitipan tersebut dan mencoba cover seluruh area The Green.

Dari pengamatan saya, tidak mungkin Tiro bisa keluar dari cluster Mirage kalau bukan dari gerbang cluster. Cluster tersebut dikelilingin oleh danau buatan dan sungai deras yang membuat Tiro mustahil untuk bisa lewati. Terutama karena Tiro juga tidak suka dekat-dekat dengan air.

Namun, kami berbicara dengan security di cluster-cluster sekitar dan juga ibu-ibu gardener di sekitar, ada 2 orang yang menyebutkan pernah melihat Tiro sudah di luar cluster Mirage. Tapi mereka tidak menyangka anjing tersebut anjing hilang karena tidak ada info yang mereka tahu bahwa ada yang kehilangan anjing.

Yang saya dan istri sesalkan, kami diberitahu telat. Sehingga hal reaktif apapun yang kami lakukan lebih cepat expire. Untuk ini kami kecewa terhadap kesigapan penitipan anjing Caesar JacO. Seandainya mereka hubungi kami lebih cepat, kami akan bisa kirimkan foto Tiro dan mulai sebar dan tempel flyers secepatnya.

Sekarang yang bisa kami lakukan adalah terus berusaha untuk mencari Tiro. Tadi pagi saya tidak bisa tenang lagi. Saya sudah coba kepala dingin tapi saya benar-benar tidak bisa maklumi kenapa kami tidak diberitahu secepatnya. Alhasil saya telfon Caesar Jacob di nomor 0812.8834.5145.

Saya emosi. Terutama karena orang tersebut tidak save nomer saya lalu saya diminta untuk tidak emosi dan dia menyalahkan ibunya. Sehingga jika saya ingin menuntut, saya disuruh menuntut ibunya. Sama sekali tidak dewasa dan tidak bertanggung jawab. Saya selalu bayar ke rekening orang ini tapi di saat seperti ini justru malah cuci tangan.

Saya menuntut bahwa kami mesti liat ada foto Tiro di seluruh pojokan The Green. Oleh karena keterlambatan aksi dan juga non-aksi dari pihak penitipan, usaha kami untuk menemukan Tiro semakin hari semakin tertutup.


Untuk Ibu pemilik penitipan Caesar JacO, kami kecewa karena Ibu tidak bertindak cepat, taktis dan jujur. Namun kami bersyukur karena Ibu tidak hanya diam.

Untuk Caesar Jacob, kami luar biasa kecewa karena anda cuci tangan macam Pontius Pilatus. Kamu tidak berhak untuk bicara ke kami untuk tidak emosi. Tunjukkan tanggung jawab dengan menemui kami seperti yang Ibu dan adik kamu lakukan, bukan malah bersembunyi di balik siapa yang salah. Toh uang yang kami bayarkan kamu yang terima.


Untuk ini, saya serahkan cerita kehilangan kami ini kepada netizen untuk bisa menilai sendiri. Mohon bantuannya untuk menyebarkan kehilangan ini seluas mungkin agar tidak ada orang lain yang mesti merasakan kehilangan.

FYI

Tiro kami adopsi dari sebuah shelter di Bogor di rumah seorang Dokter Hewan. Tiro dulu sewaktu banjir Jakarta terbawa arus di Pluit sampai ditemukan nyangkut di pagar rumah orang. Akhirnya Tiro dibawa ke Bogor. Kalenjar Tiroid nya bengkak dan harus di operasi, makanya namanya Tiro. Ini jadi kali kedua Tiro lepas di luar.

Tiro tidak mudah dekat dengan orang karena pengalaman Tiro sebelum-belumnya. Gigi taring bawah kirinya hilang sehingga lidahnya pasti melet. Lalu Tiro matanya rabun sehingga kalo jalan tidak bisa cepat. Pemilik Tiro sebelumnya tidak memperlakukan Tiro sebagaimana mestinya tapi di tengah-tengah keluarga kami, Tiro hidup.

https://www.facebook.com/tistaharahap/posts/10153440718412633.

09 April 2016 by Batista Harahap
comments powered by Disqus